Dosen Fmipak Unima Presentasikan Inovasi Augmented Reality pada Konferensi Internasional CSAI 2025

Dosen Fmipak Unima Presentasikan Inovasi Augmented Reality pada Konferensi Internasional CSAI 2025

Manado – Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (Fmipak) Universitas Negeri Manado (Unima) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui partisipasi aktif dalam The 2025 9th International Conference on Computer Science and Artificial Intelligence (CSAI 2025). Konferensi internasional bergengsi tersebut menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset terkini di bidang ilmu komputer, kecerdasan buatan, dan teknologi digital.

Delegasi Fmipak Unima diwakili oleh Prof. Dr. Dra. Meike Paat, M.Pd., CIAR., dan Yohanes Bery Mokalu, S.Pd., M.Pd. Ketiganya mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Augmented Reality Interactive Book to Enhance Computational Thinking: A Case Study on Abelmoschus manihot L. Cultivation”, yang mengangkat inovasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan kemampuan computational thinking melalui pembelajaran budidaya tanaman gedi (Abelmoschus manihot L.).

Penelitian tersebut mengembangkan sebuah buku interaktif yang mengintegrasikan teknologi Augmented Reality dengan materi budidaya tanaman gedi. Melalui pemindaian menggunakan perangkat seluler, pengguna dapat mengakses visualisasi objek tiga dimensi, animasi proses pertumbuhan tanaman, serta panduan interaktif yang memperkaya pengalaman belajar. Pendekatan ini dirancang untuk membantu peserta didik memahami konsep secara lebih konkret sekaligus melatih keterampilan berpikir komputasional yang menjadi salah satu kompetensi penting di era transformasi digital.

Keikutsertaan dosen Fmipak Unima dalam CSAI 2025 menjadi bukti meningkatnya kontribusi sivitas akademika Unima dalam pengembangan riset berbasis teknologi pendidikan yang berdaya saing global. Selain memperkenalkan inovasi pembelajaran yang lahir dari Indonesia, penelitian ini juga mengangkat potensi lokal melalui pemanfaatan tanaman gedi sebagai konteks pembelajaran sains dan teknologi.

Bagi Fmipak Unima, partisipasi pada konferensi internasional ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta memperluas jejaring kolaborasi dengan peneliti dari berbagai negara. Kehadiran para dosen pada forum ilmiah internasional juga sejalan dengan visi Universitas Negeri Manado dalam mendorong internasionalisasi perguruan tinggi melalui penelitian inovatif yang memberikan dampak bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

Melalui penelitian ini, Fmipak Unima menunjukkan bahwa integrasi teknologi Augmented Reality dengan pembelajaran kontekstual tidak hanya mampu meningkatkan kualitas proses belajar, tetapi juga menjadi strategi inovatif dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan Revolusi Industri 5.0. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan media pembelajaran digital di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Fmipak Unima sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi pendidikan berbasis riset di tingkat nasional maupun internasional.