Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia angkatan 2022, Lorry Enjlina Br Surbakti, kembali menorehkan sejarah baru bagi Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado. Pada Selasa, 9 Juni 2026, Lorry mengikuti Sidang Komprehensif Jalur Non Skripsi sebagai bentuk rekognisi atas prestasi akademik yang berhasil diraihnya sebagai Finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 tahun 2025.
Rekognisi tersebut diberikan berkat keberhasilannya memimpin tim PKM-Karya Inovatif melalui inovasi berjudul CHEMLIT XR: Inovasi Alat Praktikum Berbasis Sensor Terintegrasi Kamera untuk Menampilkan Objek AR dan Mengakses Kelas Virtual Reality Berbantuan AI. Inovasi yang dibimbing oleh Jakub Saddam Akbar, M.Pd. melalui Kelompok Bidang Riset (KBR) Teknologi Digital Media Pembelajaran Kimia tersebut berhasil mengantarkan tim melaju hingga panggung Pimnas ke-38 yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar.
CHEMLIT XR merupakan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi sensor, kamera, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI) dalam satu perangkat praktikum. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif, imersif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Keberhasilan tim menembus Pimnas menjadi bukti bahwa mahasiswa FMIPAK mampu menghasilkan karya inovatif yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan.
Pencapaian ini menjadi sangat istimewa karena menjadikan Lorry sebagai mahasiswa pertama di FMIPAK yang memperoleh rekognisi penyelesaian tugas akhir melalui jalur non skripsi berbasis prestasi. Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Program Studi Pendidikan Kimia dan FMIPAK, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi Universitas Negeri Manado dalam implementasi kebijakan Kampus Berdampak yang memberikan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa di tingkat nasional.
Keberhasilan Lorry Enjlina Br Surbakti mendapat apresiasi dari pimpinan FMIPAK Universitas Negeri Manado yang selama ini konsisten mendukung pengembangan prestasi mahasiswa melalui kebijakan akademik dan kemahasiswaan.
Dekan FMIPAK, Prof. Dr. Mokosuli Yermia Semuel, S.Si., M.Si., saat membuka Sidang Komprehensif menyampaikan bahwa capaian Lorry merupakan bukti nyata keberhasilan implementasi Pedoman Akademik FMIPAK Tahun 2025 yang memberikan rekognisi akademik bagi mahasiswa berprestasi di tingkat nasional. Menurutnya, kebijakan penyelesaian studi melalui jalur non skripsi bagi finalis Pimnas merupakan bentuk dukungan fakultas terhadap mahasiswa yang mampu mengharumkan nama institusi melalui prestasi akademik dan inovasi.
Wakil Dekan Bidang Akademik, Mercy M. F. Rampengan, S.Pi., M.App.Sc., Ph.D., yang memfasilitasi proses rekognisi tersebut, turut menyampaikan selamat atas keberhasilan Lorry. Pada penutupan sidang, beliau berharap Lorry dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan terus mengembangkan kapasitas akademik serta penelitian yang telah dibangun selama masa studi.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Nova Laurin Isye Mourein Ogi, S.Pd., M.Si., yang mendampingi tim selama Pimnas 38 di Universitas Hasanuddin, turut mengucapkan selamat atas pencapaian bersejarah tersebut. Beliau juga mengingatkan agar Lorry tetap berkontribusi dalam membimbing dan memotivasi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti PKM.
Harapan tersebut sejalan dengan keberhasilan Tim PKM Unima 2026 dari Jurusan Kimia yang diketuai Delon Masdan di bawah bimbingan Jakub Saddam Akbar, M.Pd. Pimpinan FMIPAK berharap pengalaman Tim CHEMLIT XR dapat menjadi inspirasi sehingga tradisi meloloskan tim PKM Unima ke Pimnas terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
Menariknya, meskipun memperoleh kesempatan menyelesaikan studi melalui jalur non skripsi, Lorry tetap melaksanakan penelitian tugas akhir sebagai bentuk tanggung jawab akademik. Penelitian yang dilakukannya berjudul Penerapan Pendekatan Model Pembelajaran Deep Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ikatan Kimia di SMA Dian Harapan Holland Village Manado. Penelitian tersebut dibimbing oleh Septiany Christin Palilingan, M.Si. dan Stefan Marco Rumengan, M.Si., yang juga merupakan dosen pembimbing akademiknya.
Hasil penelitian tersebut saat ini sedang dalam proses review untuk publikasi pada Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia yang merupakan jurnal nasional terakreditasi SINTA 3. Proses ini menunjukkan bahwa selain aktif berprestasi dalam kompetisi nasional, Lorry juga tetap menjaga kualitas akademiknya melalui kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. Dengan demikian, rekognisi yang diterimanya bukan hanya didasarkan pada capaian kompetisi, tetapi juga didukung oleh produktivitas akademik yang kuat.
Sidang komprehensif pada hari tersebut tidak hanya diikuti oleh Lorry, tetapi juga oleh Louis Chris Manuel Zega dan Stevani Rosadelima Kolompoy. Nama terakhir dikenal sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia periode 2025–2026 sekaligus peraih medali perunggu pada PKM AMLI. Kehadiran ketiga mahasiswa tersebut menjadi gambaran nyata bahwa prestasi akademik, organisasi, penelitian, dan kompetisi dapat berjalan secara seimbang.
Keberhasilan yang diraih Lorry diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FMIPAK maupun Universitas Negeri Manado secara umum untuk terus berinovasi, berkompetisi, melakukan penelitian, dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Prestasi ini membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, kolaborasi, dan dukungan institusi mampu mengantarkan mahasiswa mencapai prestasi tertinggi sekaligus menjaga kualitas akademik yang unggul.
Mahasiswa FMIPAK Berdampak
Kuliah Lancar
Organisasi Aktif
Kompetisi Juara
HIDUP MAHASISWA
