FMIPAK UNIMA Gelar Desa Binaan Kampus Berdampak di Kinunang, Sinergi Lima Jurusan Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDGs

KINUNANG, MINAHASA UTARA – Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado (UNIMA) melaksanakan kegiatan Desa Binaan Kampus Berdampak di Desa Kinunang, Kabupaten Minahasa Utara, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen FMIPAK UNIMA dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan serta potensi lokal.

Mengusung semangat Kampus Berdampak dan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pimpinan fakultas, seluruh pimpinan jurusan, dosen, serta tim pengabdian dari lima jurusan di lingkungan FMIPAK UNIMA. Kehadiran seluruh unsur pimpinan tersebut memperlihatkan kuatnya komitmen institusi dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Kegiatan ini dipimpin oleh Dekan FMIPAK UNIMA, Prof. Dr. Yeremia Semuel Mokosuli, S.Si., M.Si., bersama Wakil Dekan I Bidang Akademik, Mercy M. F. Rampengan, S.Pi., M.App.Sc., Ph.D., Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Nicky K. Tumalun, S.Pd., M.Sc., serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Nova L. I. M. Ogi, S.Pi., M.Si. Seluruh pimpinan jurusan di lingkungan FMIPAK UNIMA turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program.

Keterlibatan seluruh jajaran pimpinan fakultas dan pimpinan jurusan menjadi penegasan bahwa program Desa Binaan Kampus Berdampak merupakan agenda bersama FMIPAK UNIMA dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mitra strategis masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai kompetensi akademik diintegrasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah desa dan pihak sekolah. Kepala Sekolah, Dewiana Evangelin Sikendo, S.Pd., serta Hukum Tua Desa Kinunang, Fribel Hanses Sangkilang, S.E., menjadi mitra penting dalam pelaksanaan program yang menyasar lingkungan pendidikan dan masyarakat desa.

Kolaborasi antara FMIPAK UNIMA, pemerintah desa, dan satuan pendidikan menjadi fondasi dalam membangun program pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Desa Kinunang memiliki potensi sumber daya perikanan, keanekaragaman hayati pesisir, serta peluang pengembangan energi terbarukan yang dapat dioptimalkan melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Desa Binaan Kampus Berdampak dirancang melalui dua lokasi utama, yakni sekolah dan kantor desa atau balai pertemuan masyarakat. Pembagian lokasi tersebut disesuaikan dengan karakteristik sasaran dan bidang keilmuan masing-masing jurusan, sehingga program dapat berlangsung secara terarah dan kontekstual.

Di lingkungan sekolah, Jurusan Biologi menghadirkan program “Biologi Berdampak: Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Wilayah Pesisir Minahasa Utara”. Program ini memberikan edukasi mengenai keanekaragaman hayati, potensi sumber daya pesisir, pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, pengelolaan sampah, dan pelestarian ekosistem. Melalui kegiatan ini, peserta didik dan guru diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan serta memanfaatkan kekayaan alam secara bertanggung jawab.

Sejalan dengan itu, Jurusan Pendidikan IPA melaksanakan program “Digitalisasi Pembelajaran Sains: Penguatan Literasi dan Numerasi Guru dan Peserta Didik”. Program ini menekankan penguatan literasi dan numerasi melalui pembelajaran sains berbasis digital dan gamifikasi. Pemanfaatan teknologi pembelajaran diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna, sekaligus memperkuat kompetensi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai dengan perkembangan zaman.

Sementara itu, di kantor desa atau balai pertemuan masyarakat, Jurusan Matematika melaksanakan program “Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Literasi Statistik dan Pemanfaatan Data untuk Mendukung Perencanaan Pembangunan Desa”. Kegiatan ini menyasar pemerintah desa, perangkat desa, kader, dan perwakilan masyarakat melalui penguatan kemampuan membaca tabel dan grafik, memahami statistik sederhana, serta memanfaatkan data dalam menentukan prioritas pembangunan. Literasi statistik menjadi aspek penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data agar pembangunan desa dapat direncanakan secara lebih tepat sasaran.

Pada lokasi yang sama, Jurusan Kimia menghadirkan program “Inovasi Olahan Nugget Ikan Lokal: Formulasi dan Strategi Pemasaran Produk Hasil Perikanan di Desa Kinunang”. Program ini menyasar kelompok pengolah ikan, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan kelompok usaha masyarakat. Melalui demonstrasi pengolahan, masyarakat diperkenalkan pada formulasi produk nugget ikan lokal, sanitasi dan keamanan pangan, pengemasan, serta strategi pemasaran produk. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Selanjutnya, Jurusan Fisika melaksanakan program “Fisika Terapan untuk Negeri: Edukasi Konversi Energi Surya (PLTS) Menuju Kemandirian Energi Masyarakat Desa”. Kegiatan ini memberikan pengenalan mengenai energi surya, prinsip kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), demonstrasi sederhana, serta edukasi hemat energi. Melalui pendekatan demonstratif, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai potensi energi terbarukan dan peluang pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara terstruktur sejak pagi hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, pembukaan, sambutan pemerintah desa, serta sambutan dan arahan Dekan FMIPAK UNIMA. Setelah pengantar teknis dan pembagian tim, program inti dilaksanakan secara berurutan di masing-masing lokasi hingga menjelang siang. Kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi singkat, penyampaian hasil, dan penutupan.

Berbagai program yang dilaksanakan menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan masyarakat. Pendidikan sains, literasi statistik, inovasi pengolahan pangan, pelestarian lingkungan, dan pemanfaatan energi terbarukan merupakan bidang-bidang yang saling berkaitan dalam membangun desa yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kegiatan pengabdian, Desa Binaan Kampus Berdampak di Kinunang juga menjadi implementasi nyata komitmen FMIPAK UNIMA dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program penguatan literasi dan numerasi serta digitalisasi pembelajaran berkontribusi pada SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Edukasi energi surya mendukung SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau. Inovasi produk nugget ikan lokal berkontribusi pada SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penguatan literasi statistik untuk perencanaan pembangunan desa juga sejalan dengan SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Sementara itu, edukasi pelestarian ekosistem pesisir dan pengelolaan lingkungan mendukung SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim serta SDG 14 tentang Ekosistem Lautan. Seluruh program tersebut terhubung melalui SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menjadi landasan penting dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, FMIPAK UNIMA menegaskan bahwa kampus berdampak bukan hanya tentang menghadirkan kegiatan di tengah masyarakat, tetapi juga tentang membangun hubungan yang berkelanjutan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata masyarakat. Sinergi seluruh jajaran pimpinan fakultas, pimpinan jurusan, dosen, pemerintah desa, pihak sekolah, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam mengembangkan program lanjutan yang lebih terarah dan memberikan manfaat jangka panjang.

Desa Kinunang menjadi ruang kolaborasi bagi FMIPAK UNIMA untuk menghadirkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat pengabdian dan kemitraan, FMIPAK UNIMA terus berkomitmen memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang berdaya, meningkatkan kualitas pendidikan, menjaga lingkungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. 

FMIPAK UNIMA – Mengabdi dengan Ilmu, Berdampak bagi Negeri, Bersinergi untuk SDGs.