


Langi, Bolaang Mongondow Utara — Universitas Negeri Manado (Unima) melalui Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) bertindak sebagai Tim Pendamping bersama Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana dalam program Kolaborasi Sosial Membangun Bangsa (Kosabangsa) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Langi, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, pada Selasa (27/10/2026).
Program hibah dari DPPM Kemendikbudristek ini mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Tani dan Kelompok Produktif Ekonomi untuk Ketahanan Pangan, Ekonomi, serta Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk di Daerah Rawan Bencana, Bolangitang Barat”.
Sebagai bentuk dukungan konkret, kegiatan ini diisi dengan penyerahan bantuan alat/mesin pembuat tepung kepada kelompok masyarakat setempat, serta rangkaian pelatihan dan pendampingan teknologi yang meliputi:
- Pengolahan Pisang Goroho: Meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal dengan memanfaatkan mesin pembuat tepung untuk mengolah pisang goroho menjadi tepung berkualitas.
- Pendampingan Produksi Kopi: Mengoptimalkan potensi kopi lokal agar memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
- Teknologi Budidaya Jagung: Penerapan inovasi pertanian modern guna mendukung keberlanjutan hasil panen dan ketahanan pangan desa.
Susunan tim pendamping dari Unima terdiri dari Prof. Dr. Mokosuli Yermia Semuel, M.Si., Prof. Dr. Anatje Lihiang, M.P., dan Dr. Christine T. M. Manoppo. Sementara itu, tim pelaksana dari Unsrit dipimpin oleh Aprildy Randy Andrew Ferdinandus, S.T., M.T., Vivi Meiti Berhimpong, S.Kep., M.Kep., dan Vanly Verna Revieke Rembang, S.Pt., S.Pd., M.Si., dengan keterlibatan aktif mahasiswa.
Melalui bantuan mesin dan pendampingan ini, diharapkan perekonomian serta kemandirian pangan masyarakat Desa Langi dapat terus meningkat sebagai wujud nyata kolaborasi perguruan tinggi dalam membangun bangsa.
